Skip to content

PROPAGANDA DALAM FILM THE FINAL PROPHECY

Desember 8, 2012

 

National Geography; 2012 The Final Prophecy, film yang dirilis 10 Januari 2011 ini adalah film produksi National Geography yang menceritakan scenario kiamat versi suku Maya dengan ahli geologi muda. Film berdurasi satu setengah jam ini menelusuri empat benua dan memberikan penjelasan ilmiah yang dramatis mengenai apa yang akan terjadi pada akhir tahun 2012.

Dalam film ini menceritakan delapan ratus tahun yang lalu, ramalan suku Maya memprediksikan Perang Dunia I, yang memunculkan Adolf Hitler. Kemudian meramalkan tsunami pada Desember 2006 yang menghancurkan Asia Tenggara. Pada 21 Desember 2012, suku Maya memprediksikan bencana alam yang tidak terduga yang akan menghancurkan dan memusnahkan alam semesta. Geologis Princeton, Dr Adam Maloof yang meneliti ramalan Maya kuno sebagai modern scientific. Dalam film ini juga dimunculkan wawancara dengan ilmuan geologi, antropologi dan astronomi yang akan meyakinkan sudut pandang dengan dengan penjelasan ilmiah yang dramatis tentang apa yang mungkin terjadi di akhir tahun 2012.

Saya tidak menemukan apapun yang menurut saya masuk akal dalam penjelasan yang terlalu dramatis dalam film ini. Film ini tidak cocok sebagai pendekatan, metode ilmiah, ataupun sebagai subjek yang historis. Dalam film ini, terlihat dalam penelitian, wawancara, serta ‘bukti’, tidak relevan karena semua hal tersebut merujuk pada orang-orang dan sumber-sumber yang mengatakan hal serupa. Hal ini terlihat seperti propaganda yang dilakukan para ilmuan. Banyak pemuka agama yang mati-matian membuktikan bahwa kitab lebih akurat dan lebih absolut dari ramalan suku Maya.

Apa yang disebut sebagai ‘ilmu’ dalam film tersebut terlihat menggelikan dan cenderung mengada-ada. Banyak catatan yang mengatakan bahwa sebenarnya ramalan suku Maya pada tahun 2012 bukanlah akhir dari dunia, melainkan hanya akhir dari kalender suku Maya, seperti tahun baru bagi suku Maya. Tanggal 21 pada ramalan suku Maya yang diungkapkan para ilmuan tersebut juga merupakan hal yang meragukan, beberapa sumber mengungkapkan bahwa akhir kalender suku Maya adalah tanggal 12 Desember, para ilmuan memanipulasi penanggalan menjadi tanggal 21. Perubahan tanggal ini dilakukan untuk mendukung teori para ilmuan, dasarnya adalah tanggal 21 Desember bertepatan dengan hari Jumat, sehingga memanipulasi teori salah satu agama bahwa akhir dunia bertepatan dengan hari Jumat.

Film ini juga berpengaruh terhadap pandangan masyarakat. Film ini menumbuhkan paradigma baru di maysarakat tentang scenario akhir dunia yang dramatis. Masyarakat terlalu percaya dengan teori para ilmuan tentang ramalan suku Maya kuno sehingga paranoid yang berlebihan juga tumbuh di kalangan masyarakat, hal ini cukup mengganggu psikologi manusia karena ketakutan berlebihan yang akibat film ini.

Kebenaran tentang ramalan kuno memang sudah menjadi perdebatan selama berabad-abad dan ramalan ini yang paling kontroversial saat ini. Penelitian ramalan ini memang banyak membuktikan banyaknya perubahan global yang ekstrim dan menakutkan. Kemudian bukti statistic mengejutkan yang menumbuhkan sikap skeptic terhadap Kitab-kitab Tuhan. Semua yang disajikan dalam film ini terlalu melebih-lebihkan sehingga dipandang tidak realistis dan terlihat sebagai propaganda para ilmuan dalam penelitian untuk kepentingan masing-masing. Jadi menurut saya, film ini hanya merupakan propaganda dari ‘aktor’ di balik layar film tersebut yang kemudian menimbulkan isu-isu negatif serta perdebatan bagi masyarakat. Sebagai manusia yang beriman, sudah seharusnya bisa membentengi diri dengan hal-hal berbau isu global seperti film tersebut.

#bridgingcourse13

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: