Skip to content

Kurang Sejahteranya Masyarakat di dalam Negeri yang Kaya

Desember 8, 2012

 

Indonesia adalah negara yang memiliki sumber daya alam dan keindahan yang luar biasa dibandingkan dengan negara lain. Memiliki hasil tambang yang cukup banyak, seperti minyak dan batu bara. Indonesia dikenal pula sebagai negara kepulauan terbesar, hal ini sudah pasti menyebabkan Indonesia memiliki banyak pantai – pantai dan pulau – pulau kecil nan indah yang sudah dikenal di manca negara. Hasil lautnya pun juga melimpah, dengan keindahan alam yang berada di dasar lautan. Letak indonesia juga dapat dikatakan sangat strategis, karena dihimpit oleh dua samudra dan dua benua. Indonesia juga terletak di kawasan tropik yang memiliki curah hujan yang cukup tinggi yang menyebabkan Indonesia memiliki berbagai macam keanekaragaman tumbuhan. Salah satu hal yang tak kalah penting dari Indonesia adalah hutan – hutan yang berada di Indonesia yang menjadi paru – paru dunia. Kebudayaan yang berada di Indonsia juga merupakan salah satu kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia. Karena Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki kebudayaan yang paling beraneka ragam.

Tetapi dengan segala potensi dan kekayaan yang dimiliki oleh Indonesia, masih saja rakyat dalam negeri yang kaya raya ini kurang terjamin kesejahteraannya. Banyak masyarakat usia produktif menjadi pengangguran, kemiskinan di mana – mana, angka harapan hidup yang tidak terlalu tinggi, gelandangan dan pengemis yang selalu mewarnai jalanan – jalanan di setiap sudut kota, rumah – rumah kumuh di pinggiran sungai dan rel kereta api, dengan banyaknya tempat tinggal yang tak nyaman dan tak layak huni.

Kurang sejahteranya rakyat Indonesia banyak terjadi oleh faktor – faktor tertentu. Banyaknya anak – anak yang putus sekolah akan melahirkan sumber daya manusia yang kurang bermutu, menyebabkan terjadinya pengangguran di mana – mana. Pemerintah yang menyediakan biaya pendidikan untuk masyarakat kurang mampu pun tidak terlalu membantu. Bantuan pemerintah tersebut kadang kala tidak tepat sasaran yang dituju. Sebagian lagi masyarakatnya terlalu solid. Solid dalam artian mereka lebih memilih saling tolong menolong dalam bekerja dan memutuskan untuk berhenti bersekolah untuk membantu kedua orang tuanya mencari nafkah. Dengan banyaknya anak yang putus dan tidak bersekolah menyebabkan kurang majunya pandangan mereka terhadap masa depan. Dengan kurangnya wawasan dan pandangan masyarakat akan masa depan, menyebabkan banyak terjadinya pernikahan diusia muda yang banyak terjadi terutama di daerah – daerah pedesaan. Mereka lebih memilih menikah dan memiliki keluarga daripada melanjutkan pendidikan mereka. Hal ini sering sekali terjadi di daerah – daerah pelosok desa.

Dengan adanya pernikahan dini tersebut, tentu saja akan mengakibatkan seseorang yang seharusnya menempuh pendidikan, melah harus mengurusi keluarga dan anaknya. Hal ini tentu saja akan mengakibatkan pertumbuhan penduduk di Indonesia bertumbuh semakin pesat. Tak hanya itu, tumbuh pesatnya jumlah rakyat di Indonesia juga disebabkan karena masih ada saja masyarakat di Indonesia yang memegang prinsip “ banyak anak, banyak rejeki”.  Padahal tentu saja pandangan tersebut bisa dikatakan sebagai pandangan yang salah kaprah. Akibatnya, masyarakat yang tidak melakukan KB ( keluarga berencana) pun mengambil peranan yang besar dalam pertumbuhan jumlah masyarakat yang semakin lama semakin membludak. Yang tentu saja semakin banyak jumlah penduduk, akan membuat semakin sedikitnya  jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia. Sehingga mengakibatkan banyak penduduk Indonesia pada usia yang produktif hanya sebagai seorang pengangguran saja. Tak hanya sampai disitu permasalah yang ditimbulkan dari pandangan “ banyak anak banyak rejeki”. Tentu saja jika suatu keluarga yang memiliki jumlah keluarga yang besar akan mengakibatkan jumlah pengeluaran yang tidak sedikit pula. Hal ini akan menyebakan sebuah keluarga yang jauh dari kata sejahtera.

Faktor lain yang dapat dikatakan sebagai pemicu kurang sejahteranya rakyat Indonesia adalah kurangnya layanan kesehatan masyarakat yang disediakan oleh pemerintah. Dengan biaya kesehatan yang cukup melambung tinggi tentu saja sebagian masyarakat yang berpenghasilan rendah akan berfikir sekian kali untuk berobat ke rumah sakit. Adanya jamkesmas ( jaminan kesehatan masyarakat) pun terkadang juga tidak terlalu membantuk masyarakat yang miskin. Sebagai contoh, beberapa rumah sakit di Indonesia meminta uang pendaftaran / regestrasi terlebih dahulu sebelum melayani masyarakat yang tidak mampu. Bukankah hal tersebut tetap emberatkan rakyat miskin di Indonesia ini. Terkadang juga dengan kurang kepeduliannya rakyat itu sendiri akan kesehatannya dan lebih memilih untuk menebak – nebak sakit yang mereka derita menyebabkan hal yang lebih berbahaya. Seharusnya pemerintah lebih memfasilitasi srana kesehatan masyarakat dan dilakukan penyuluhan kepada masyarakat yang kurang tahu bahwa dengan memberikan obat – obatan yang sembarangan kepada tubuh mereka sendiri akan mengakibatkan hal yang cukup fatal.

Kurang sejahteranya masyarakat juga dapat disebabkan karena kurangnya sarana dan prasarana dan di derah kecil dan terpelosok yang disediakan oleh pemerintah. Sebagai contohnya adalah beberapa jalan – jalan utama di daerah Indonesia masih berupa tanah berlumpur yang susah dikendarai oleh kendaraan bermotor. Bukan hanya hal itu saja, kurangnya fasilitas yang menunjang informasi masyarakat di daerah – daerah tersebut membuat sebagian besar dari masyarakat – masyarakat tersebut buta akan informasi dan dunia yang berada di luar sana. Semakin terpencil daerhnya, semakin sedikit juga informasi yang mereka dapat. Padahal, dengan informasi semua hal yang belum pernah kita lihat pun dapat kita gambarkan. Hal ini tentu saja akan mempengaruhi kehidupan masyarakat di sekitar daerah tersebut pada umumnya, yang akan berdampak pada kurang sejahteranya rakyat Indonesia.

Kurangnya SDM yang mendukung akan membuat negara Indonesia yang kaya ini pun tidak daat dikelola dengan baik. Padahal apabila suatu negara dengan potensi alamnya yang luar biasa dapat mengelolanya sendiri dengan baik, tentu saja rakyat di Indonesia pun akan mengalami perbaikan yang cukup signifikan juga. Contohnya sebagai negara yang memiliki kawasan perairan yang paling besar, tentu saja Indonesia memiliki jumlah hasil tangkapan laut yang tentunya tidak sedikit juga. Tapi pada kenyataanya keadaan masyarakatnya yang menjadi seorang nelayan pun hampir tak ada yang sejahtera, bahkan ada yang hidupnya sangat sederhana. Keadaan seperti inilah yang terkadang membuat hati miris. Disaat kekayaan di depan mata, tetapi tidak memiliki keahlian dalam mengelolanya, akan mengakibatkan  sedikitnya kekayaan dalam negeri sendiri yang dapat dinikmati.

Dan hal lain yang memiliki peranan yang sangat berpengaruh lainnya adalah banyaknya pejabat – pejabat negara yang terhormat melakukan hal yang tidak lebih terhormat dari seorang perampok, yaitu korupsi. Sebagai negara dengan jumlah koruptor yang tidak sedikit tentu saja akan berdampak langsung pada kesejahteraan rakyanya sendiri, rakyat Indonesia. Uang rakyat yang seharusnya digunakan dalam pembangunan fasilitas – fasilitas umum malah disalah gunakan sendiri. Inilah yang menyebabkan banyaknya masyarakat yang kurang merasakan fasilitas yang seharusnya menjadi milik mereka bersama. Tak mengherankan, apabila semakin banyak pejabat – pejabat pemerintahan yang korupsi maka semakin sengsaranya rakyat mereka. Dan hal ini lah yang sering dialami oleh Indonesia. Bagaimana rakyat akan sejahtera bila semua hak dan uang mereka malah digunakan secara pribadi oleh oknum – oknum yang tidak bertanggung jawab.

Seharusnya, jika ingin menjadi negara yang memiliki masyarakat yang sejahtera, maka benahi semua hal yang dapat menghambatnya. Tentu saja hal tersebut akan menjadikan tak hanya potensi negerinya saja yang kaya, tetapi juga rakyatnya yang sejahtera. Sedikit perubahan, akan sangat memberi dampak yang luar biasa.

#bridgingcourse12

From → Uncategorized

Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: